Rabu, 13 Januari 2010

SETUNGKUP RINDU UNTUK MEREKA

ada setungkup rindu yang terpendam dalam asa. pada rumah, pada ibu dan bapakku
tersisipkan seberkas rasa yang mengharu biru untuknya pula, hari ini begitu melelahkan, inginku pulang dan membawakan sebuah senyuman untuk semua, menggendong si bocah yang kini menjadi kurus, seperti biasa bercengkrama dengan sosok wanita yang tlah merawat dan membesarkanku yang sering kudapati tetesan air mata di pipinya terduduk diatas sejadah dekil.
inginku pulang tuk tuangkan semua hingga tak ada lagi resah yang kini kurasakan. menikmati aroma sambal khas yang selalu tersaji di atas meja makan....

SEKILAS TENTANGNYA


ada banyak cerita tentang dirinya, dan tak bisa ku gambarkan satu persatu atau bahkan lewat sebuah tulisan pun takkan pernah cukup tuk mewakili tentang dia. dia begitu baik, setidaknya itu menurutku, dia adalah orang yang lemah takkala cinta yang ada dalam hatinya tak mampu lagi dia gapai. perlahan aku pun merasakan suatu perasaan yang tak biasa padanya. ada banyak keraguan tentang perasaan yang aku alami sekarang.
berjuta rasa hadir untuknya, benci, sayang, rindu, atau bahkan cinta semua pernah ku rasakan untuknya. diantara aku dan nya memang sangat jauh berbeda.
terlalu banyak cerita
tak pernah kusangka semua akan menjadi seperti ini, harus merasakan cinta sayang dan benci padanya. sungguh itu semua di luar dugaanku
apakah dia tahu perasaanku sekarang..??